Kamis, April 26, 2018

 

Pengembangan Kawasan Pelabuhan

  • Posted on:  Senin, 28 Desember 2015 14:32
  • Written by 
Rate this item
(1 Vote)

PELUANG INVESTASI PENGEMBANGAN KAWASAN PELABUHAN PERIKANAN SENDANGBIRU

Kabupaten malang memiliki bentangan pantai sepanjang 102,62 km dengan potensi perikanan sampai wilayah ZEEEI sepanjang 200 mil laut yaitu sebesar 403.444 ton per tahun. Dari potensi tersebut, baru dimanfaatkan sekitar 10.277,35 ton atau sebesar 2,5%.

Pelabuhan Perikanan Pantai (ppp) Pondokdadap sebagai sentra pelabuhan perikanan di Kabupaten Malang, merupakan pelabuhan terbesar di pesisir selatan Jawa Timur. Beberapa fasilitas pelubahan yang dimiliki antara lain dermaga pelabuhan, bengkel perbaikan kapal, balai pertemuan, SPDN (Solar Paket Deler bagi Nelayan) serta fasilitas pelabuhan lainnya.

Komoditi utama hasil penangkapan ikan adalah ikan tuna, saat ini sudah diekspor ke berbagai Negara melalui pelabuhan Benoa Bali yang telah memiliki berbagai fasilitas pendukung.

Saat ini, produksi perikanan di Kabupaten Malang, sekitar 70% dipasok dari penangkapan ikan di laut. Jenis ikan hasil tangkap yang memiliki nilai ekonomis dan berkualitas ekspor antara lain Tuna, Cakalang, Tongkol, Layur dan Cucut/Hiu.

Mengapa kawasan sendangbiru di katakan sebagai kawasan potensial?

Luas kawasan sendangbiru sekitar 4.000 Hektar. Sedangkan sarana prasarana yang tersedia adalah listrik, air bersih, jalan beraspal kelas 3 serta dermaga pelabuhan perikanan yang telah dibangun di atas lahan reklamasi.

Jenis armana perikanan laut yang di operasikan di wilayah kabupaten Malang adalah kapal motor, perahu motor temple dan perahu tanpa motor. Sedangkan alat tangkap yang digunakan adalah paying, pancing, tonda, jarring klitik, rawai dll. Dalam rangka moderensasi dan meningkatkan jarak jelajah penangkapan maka pengguna kapal yang berukuran 10-30 Gross Ton sangat di perlukan guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi.

TahunProduksi (Ton)Armada Unit
Kapal MotorMotor TempelPerahu Tanpa Motor
2010 9.100,82 396 276 198
2011 9.946,30 367 330 211
2012 10.277,35 379 344 209
TahunProduksi (Ton)Armada Unit
Motor BoatOutboard Motor BoatsBoat Non Motor
2010 9.100,82 396 276 198
2011 9.946,30 367 330 211
2012 10.277,35 379 344 209

Konsep Pengembangan Kebijakan

Konsep pengembangan kebijakan di sendangbiru berfokus pada aktivitas utama dan aktivitas pendukung. Aktivitas utama berbasis pada kegiatan penangkapan ikan. Target yang ingin dicapai adalah meningkatkan produksi hingga 50 ton per hari, menyediakan perumahan untuk nelayan dan sarana pendungkungnya. Sedangkan sektor pendukung adalah pengembangan kawasan wisata sperti pembangunan hotel dsb.

Perlu di ketehui, kawasan di sekitar sendangbiru telah dipetakan dan dibagi-bagi dalam beberapa zona. Masing-masing zona memiliki potensi dan peluang investasi yang berbeda:

Zona 1

Diarahkan sebagai pusat kegiatan pelabuhan dengan berbagai fasilitas pendukungnya seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kios pedagang ikan, Kios makanan, gudang es, tempat tambat kapal dan tempat parker kapal.

Peluang Investasi:

  • Perbaikan Sarana dan Prasarana TPI
  • Usaha Parkir Perahu
  • Usaha Kios Makanan

Zona 2

Zona pendukung kegiatan pelabuhan perikanan dengan karakter pariwisata terutama wisata bahari. Lokasi zona ini terletak di kawasan yang saat ini telah ada kegiatan wisata yaitu di pantai Sendangbiru.

Peluang investasi:

  • Usaha Wisata bahari
  • Perhotelan
  • Cendereamata
  • Restoran

ZONA 3

Diarahkan sebagai kawasan industry dengan berbagai kegiatan seperti pemindangan, pengeringan ikan, pengalengan, cold storage, pabrik es, serta sebagian kawasan yang direncanakan sebagai kawasan pemukiman. Peluang Investasi:

  • Industri Cold Storage
  • Pergudangan
  • Pabrik Es
  • SPBU

ZONA 4

Diarahkan sebagai pusat kegiatan jasa dan perdagangan skala kawasan pelabuhan serta pengembangan kawasan pemukiman baru.

Peluang Imvestasi:

  • Pertokoan
  • Pusat Perdagangan
  • Layanan Jasa Lainnya

ZONE 5

Zona Pendukung Kawasan Pelabuhan Diarahkan sebagai kawasan yang dicadangkan untuk pengembangan kegiatan pelabuhan (terutama kegiatan ikutannya). Kegiatan yang diprioritaskan adalah industry yang berbasis perikanan, perkantoran. Peluang Investasi:

  • Pemuatan Kantor Pelabuhan

ZONA 6

Zona Kolam Pelabuhan

Diarahkan sebagai kolam pelabuhan dengan memanfaatkan Kondang Butung sebagai fasilitas kolamnya. Kolam ini diarahkan untuk dimanfaatkan oleh kapal-kapal dengan bobot sampai dengan 60 GT. Berbagai fasilitas yang mendukung zona inii adalah galangan, slipway, perkantoran, perdagangan, pemukiman untuk nelayan andon dan perbengkelan.

Peluang Investasi:

  • Pembangunan Kolam Pelabuhan
  • Pembengkelan Kapal
Read 1759 times Last modified on Rabu, 30 Desember 2015 14:56

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Penghargaan