Berita Terkini

Industri di Kabupaten Malang Tetap "Memikat" Investor
13-01-2012 13:22

Sektor industri yang berkembang pesat di wilayah Kabupaten Malang tetap "memikat" para investor lokal atau PMDN maupun asing atau PMA

  Kepala Kantor Penanaman Modal (KPM) Kabupaten Malang Choirul Fathoni, Kamis mengakui, investasi di Kabupaten Malang hingga saat ini masih didominasi oleh sektor industri.

"Peningkatan investasi ini bukan hanya didasarkan pada penambahan kegiatan usaha baru, namun juga adanya perluasan tempat usaha yang bergerak dibidang industri," katanya.

Hingga dua bulan terakhir menjelang tutup tahun 2011, katanya, investasi di daerah itu sudah melebihi capaian 2010. Tahun 2010, nilai investasi di Kabupaten Malang sebesar Rp6,4 triliun dan hingga Oktober 2011 sudah hampir mencapai Rp6,9 triliun atau meningkat sebesar Rp500 miliar.

Dari total investasi sebesar Rp6,9 triliun pada tahun 2011 itu, katanya, sebesar Rp3,095 triliun disumbang dari investasi asing (PMA) yang tersebar di 18 bidang usaha baru dan sisanya sebesar Rp3,8 triliun dari investasi lokal (PMDN) yang bergerak di 22 bidang usaha baru.

Ia mengaku optimistis jika akhir tahun 2011, nilai investasi di daerah itu bisa bertambah karena iklim investasi di Kabupaten Malang masih cukup baik, apalagi didukung oleh kondisi yang nyaman dan aman.

Bahkan, lanjutnya, saat ini pihaknya sedang gencar melakukan promosi potensi ubi dan jagung yang kualitasnya sangat bagus jika dibandingkan dengan hasil produksi dari daerah lain.

Ia mengaku, saat ini pihaknya sedang menyusun konsep dan potensi lahan yang bakal menjadi sentra tanaman ubi dan jagung."Setelah selesai, kami baru melakukan memaparkan potensi dan kualitasnya ke investor," ujarnya.

Selain berpeluang menggaet investor, ke depan potensi ubi dan jagung juga berpeluang menjadi produk unggulan Kabupaten Malang yang bisa diolah menjadi berbagai produk turunan dari ubi dan jagung.

Kawasan potensial yang bisa dijadikan sentra produksi (tanaman) jagung dan ubi di wilayah Kabupaten Malang adalah wilayah Malang selatan.

Lahan tanaman jagung di Kabupaten Malang sekitar 60 hektar dengan total produksi lebih dari 280 ribu ton. Sedangkan tanaman ubi kayu seluas 18,5 hektare dengan rata-rata produksi sekitar 700 ribu ton per tahun.